Wow, Anies dan Istri Naik KRL Jabodetabek Saat Kondangan

Posted on


Seseorang yang mempunyai profesi sebagai pejabat, tentu nya akan mempunyai uang dan harta yang banyak, Karena sebagai pejabat, tentunya mempunyai penghasilan yang lebih dari cukup perbulannya. Pejabat yang mempunyai penghasilan besar, belum tentu hidup dalam kemewahan. 

Beberapa diantara mereka ada yang tetap menjalani hidup dengan kesederhanaan.
Seperti pejabat dibawah ini yang lebih memilih hidup secara sederhana, sebagai contoh dalam menggunakan kendaraan. Pejabat ini tidak malu-malu menggunakan transportasi umum bersama masyarakat lainnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan bersama sang istri Fery Farhati tampak menaiki Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Jakarta-Bogor, Sabtu (20/1/2018).

Pasangan suami-istri tersebut dikabarkan hendak menghadiri pernikahan anak mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto di bilangan Depok, Jawa Barat.

Melalui akun resminya, Anies memposting perjalanan itu saat berada di atas KRL. Orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut tampak berdiri sambil melihat handphone. Sementara sang istri duduk di kursi yang tidak jauh dari sang suami, membaur dengan penumpang lainnya layaknya masyarakat umum.

“Di dalam KRL menuju Depok, menghadiri pernikahannya anak Mas Bambang Widjojanto,” demikian caption di Instagram story Anies, Sabtu (20/1/2018).

Dalam Instagram itu, terlihat Anies mengenakan baju batik lengan panjang berwarna cokelat, sementara sang istri yang mengenakan kebaya berwarna pink lengkap dengan kacamatanya itu duduk dan sempat berbalas senyum dengan penumpang lainnya.

Tak terlihat pengawal yang mendampingi Anies. Mengingat yang bersangkutan merupakan pejabat publik yang biasa mendapat pengawalan resmi dari negara.

Kesederhanaan dari seorang pejabat publik sekelas Gubernur DKI Jakarta bukan berarti akan merendahkan derajat sosialnya di hadapan masyarakat yang akan menilai nya, justru masyarakat akan makin menghormati sikap hidup bersahajanya, apalagi jika ditunjang dengan prestasi prestasi kerja nya terhadap kemajuan wilayah yang dipimpin oleh nya.

Prestasi kerja ditambahkan dengan keberpihakan yang nyata kepada masyarakat bawah yang kurang beruntung dalam persaingan ekonomi global, akan semakin menaikkan citra diri pejabat tersebut di mata warga masyarakat, dan juga di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Kebersahajaan pejabat tersebut akan menjadi suri tauladan yang baik kepada warga masyarakat Indonesia



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *