Tragis! Ibu Muda Bos Toko Hanphone Dibacok

Posted on


Sudah sering kita dengar ungkapan, hati-hati dengan lidah karena lidah itu tak bertulang, artinya ia dapat mengeluarkan kata-kata yang baik ataupun buruk dari mulut pelakunya. Ungkapan ini juga sekaligus ingin memberikan maksud bahwa ungkapan yang keluar dari mulut seseorang punya potensi untuk membuat orang lain bahagia juga bisa membuat orang lain sakit hati.

Entah sudah tabiat atau memang prilaku bawaan lahir lidah yang tak bertulang selalu membawa malapetaka bagi diri sendiri dan orang lain. Mungkin ada yang bertanya tanya pada diri sendiri, mengapa lidah ini tercipta tak seperti tulang sehingga tidaklah pandai bersilat dan melukai melebihi sebilah mata pedang. Beruntunglah lidah itu digunakan untuk menyampaikan berita benar, bagaimana kalau di gunakan untuk memfitnah, atau berbicara yang menyakitkan hati orang lain, bukankah itu sangat berbahaya?

Dilansir dari inews.id, Soal lidah tak bertulang yang berdampak hampir hilangnya nyawa seseorang, terjadi di pusat perbelanjaan Lokasari Plaza, Taman Sari, Jakarta Barat. Gara-gara sakit hati dengan jawaban pemilik toko seluler, karena pesanan casing handphone seharga Rp100.000 tak kunjung datang, Suwarno nekat membacok pemilik toko tersebut, Pelaku akhirnya tertangkap polisi setelah sempat kabur usai membacok.

Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari Kompol Bintoro mengatakan, peristiwa pembacokan terjadi Sabtu (20/1/2018) malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu kondisi Lokasari Plaza sedang ramai pengunjung.

Suwarno tiba-tiba mendatangi counter handphone milik korban Susiana Gautama. Pelaku sempat menanyakan perihal casing telepon genggam yang dipesan. Diduga kurang puas dengan jawaban pemilik toko telepon seluler, pelaku kemudian mengeluarkan golok yang sudah ia siapkan dan membacok korban.

Akibat aksi brutal Suwarno tersebut, korban Susiana mengalami luka bacok di bagian lengan dan bahu hingga nyaris putus. Pelaku kemudian pergi meninggalkan korban yang tergeletak di counter handphone.

Beberapa pegawai toko seluler lain dan pengunjung membantu Susiana. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit Husada, Jakarta. Sementara polisi yang mendapat laporan atas peristiwa tersebut langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengejaran terhadap Suwarno.

Pepatah Arab mengatakan, “Keselamatan seseorang terletak pada penjagaan lisan.” Pepatah lainnya juga banyak semisal, “Siapa yang banyak perkataannya, maka akan banyak penyakitnya.” Dalam pepatah Indonesia juga kita temukan, “Mulutmu Harimaumu,” artinya kesalahan ucap akan menjadi binatang buas yang akan menerkam dan memangsa orangnya.

Terdapat hubungan sebab akibat dari kejadian di atas tersebut, tapi kalau hanya gara-gara ucapan seseorang lantas main hakim sendiri, apalagi sampai bertindak yang membahayakan jiwa seseorang, itupun tidak dapat dibenarkan. Seruwet apapun permasalahan dalam hubungan diantara sesama manusia, pasti banyak jalan untuk diambil cara penyelesaian nya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *